
Ogan Komering Ulu – Kamis, 16 Oktober 2025
(MAN 1 OKU)--- Semangat demokrasi siswa kembali terasa di MAN 1 Ogan Komering Ulu. Setelah resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, kegiatan debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2025/2026 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Enam pasangan calon tampil memaparkan visi, misi, dan program kerja yang menggambarkan semangat kepemimpinan serta komitmen mereka dalam memajukan madrasah.
Calon nomor urut 1, Mutia Farha Imani, mengusung tema “OSIM Sebagai Wadah Aspirasi dan Inspirasi Siswa”. Ia menegaskan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama dalam menjalankan organisasi. Mutia berkomitmen menjadikan OSIM sebagai ruang kreatif yang mendorong siswa untuk berprestasi dan berkarakter.
Selanjutnya, calon nomor urut 2, Nayla, tampil memukau dengan visi “Membangun Generasi Islami dan Berkarakter”. Ia menekankan bahwa OSIM harus menjadi contoh dalam menanamkan nilai akhlakul karimah serta menolak segala bentuk perundungan. Programnya fokus pada pembiasaan ibadah, kegiatan sosial, dan peningkatan toleransi di lingkungan madrasah.
Calon nomor urut 3, Hakim Mirza, menawarkan konsep OSIM yang berintegritas, berprestasi, dan siap memimpin. Ia menggagas berbagai program pengembangan potensi seperti seni, literasi, dan kegiatan motivasi pelajar. Hakim menegaskan bahwa keseimbangan antara akademik dan organisasi penting untuk membentuk siswa yang aktif dan berprestasi.
Sementara itu, calon nomor urut 4, Wahid Ramadhan, menonjol dengan visinya untuk mewujudkan OSIM Hebat dan Peduli Sosial. Ia mengajak siswa memperkuat budaya gotong royong dan solidaritas melalui kegiatan sosial serta kompetisi antar kelas. Bagi Wahid, kepedulian terhadap sesama merupakan kunci keberhasilan organisasi pelajar.
Calon nomor urut 5, Gisela Sekar Metiariska, membawa gagasan segar bertajuk “OSIM Kreatif, Inovatif, dan Ramah Lingkungan”. Ia berkomitmen menjadikan OSIM pelopor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah. Melalui ide pengelolaan sampah kreatif dan gerakan madrasah hijau, Gisela ingin menciptakan suasana belajar yang sehat dan produktif.
Terakhir, calon nomor urut 6, Farah Quinn, tampil penuh percaya diri dengan visi “OSIM Sebagai Penggerak Teladan dan Solidaritas Siswa”. Ia menekankan pentingnya rasa empati, kebersamaan, dan semangat kebangsaan. Farah berharap OSIM dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar siswa dan menumbuhkan karakter jujur serta bertanggung jawab.
Kegiatan debat berlangsung dengan suasana tertib dan edukatif. Para peserta dan guru pembimbing memberikan apresiasi atas penampilan para kandidat yang menunjukkan kedewasaan berpikir serta kemampuan komunikasi publik yang baik.
Melalui debat ini, siswa MAN 1 OKU tidak hanya belajar tentang proses demokrasi, tetapi juga nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan kerja sama. Diharapkan, hasil pemilihan nantinya dapat melahirkan pemimpin muda madrasah yang inspiratif, berakhlak, dan siap membawa OSIM menuju arah yang lebih maju.